"DAMPAK ZAT KIMIA DALAM MAKANAN KEMASAN BAGI KESEHATAN TUBUH"
Tahukah kalian apa saja zat kimia yang biasa
terdapat dalam makanan kemasan? Produk makanan dalam kemasan sangat rentan
terhadap bahan kimia tambahan. Zat-zat tersebut berguna untuk mengubah warna
atau mengawetkan makanan. Masalahnya, sebagian besar bahan kimia merupakan
senyawa sintetis dengan beberapa efek negatif bagi kesehatan. Sintesis
kimia adalah kegiatan melakukan reaksi kimia untuk memperoleh suatu produk
kimia, ataupun beberapa produk. Hal ini terjadi berdasarkan peristiwa fisik
dan kimia yang melibatkan satu reaksi atau lebih. Sintesis kimia adalah suatu
proses yang dapat direproduksi selama kondisi yang diperlukan terpenuhi.
Berikut adalah sembilan zat aditif dalam makanan
kemasan yang perlu kita hindari:
1. 1. Pemanis
buatan. Aspartam adalah jenis pemanis buatan yang sering
ditemukan dalam makanan kemasan berlabel "diet" atau "bebas
gula".
Dampak
bagi kesehatan tubuh jika konsumsi aspartam yang berlebihan
bisa menghasilkan efek neurotoksik seperti pusing, sakit kepala, kebingungan
mental, migrain, dan kejang.
2. 2. Sirup
jagung
fruktosa tinggi atau High Fructose Corn Syrup.
Pemanis buatan ini bisa ditemukan di hampir semua makanan olahan.
Dampak bagi kesehatan tubuh jika konsumsi
sirup jagung fruktosa tinggi adalah perkembangan diabetes dan kerusakan
jaringan.
3. 3. Monosodium
glutamat. MSG adalah asam amino yang digunakan sebagai
penambah rasa dalam sup, saus salad,
kentang
goreng, dan masih banyak lagi. Dampak bagi
kesehatan tubuh jika konsumsi rutin MSG mengakibatkan efek samping,
seperti depresi, disorientasi, kerusakan mata, kelelahan, sakit kepala, dan
obesitas.
4. 4. Trans
fat atau lemak trans. Lemak trans digunakan untuk
memperpanjang umur simpan produk makanan dan merupakan salah satu zat paling
berbahaya yang sering Anda konsumsi.
Dampak
bagi kesehatan tubuh bahwa lemak trans meningkatkan kadar kolesterol
LDL sekaligus mengurangi HDL atau kadar kolesterol baik, meningkatkan risiko
serangan jantung, penyakit jantung dan stroke, meningkatkan risiko diabetes,
peradangan, dan masalah kesehatan lainnya.
Dampak bagi kesehatan tubuh dalam sebuah penelitian menunjukkan bahwa pewarna makanan buatan yang ditemukan dalam soda, jus buah, dan salad dressing, bisa menyebabkan masalah perilaku dan penurunan IQ pada anak.
6. 6.Natrium
sulfit. Pengawet ini digunakan dalam pembuatan buah
kering.
Dampak bagi kesehatan tubuh untuk
orang yang sensitif terhadap senyawa ini bisa mengalami sakit kepala, masalah
pernapasan, dan ruam. Pada kasus yang parah, natrium sulfit dapat menyebabkan
kematian dan serangan jantung.
Dampak bagi kesehatan tubuh dari senyawa ini menyebabkan kerusakan sistem saraf otak dan kanker.
9. Kalium Bromat. Zat aditif ini digunakan untuk meningkatkan volume tepung atau roti.
Dampak bagi kesehatan tubuh ternyata, kandungan kalium bromat dalam jumlah kecil pada roti sangat berbahaya bagi kesehatan manusia.
Jadilah pembeli yang
pintar dengan lebih teliti terhadap kandungan makanan yang kita beli.
Sebetulnya, makanan atau minuman kemasan memang tidak benar-benar aman bagi
kesehatan. Kita sebaiknya membatasi konsumsi makanan dalam kemasan dan
menggantinya dengan makanan segar tanpa pengawet.
7B_Callista
Athiyya Syma_09
Makasih atas ilmunya
BalasHapus